Bagikan ke

Tambakrejo – Bulan Oktober menjadi salah satu bulan istimewa. Karena merupakan momentum sejarah penting dalam perjuangan bangsa Indonesia yang dipelopori oleh anak-anak muda pada jamannya. Begitu ungkap Fitria Yuliani, perempuan kelahiran 27 Juli 2005 yang kini aktif di Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Tambakrejo pada Jum’at (29/10/2021).

Berawal dari mencoba mengekspresikan diri lewat tulisan dan beberapa curhatannya, perempuan yang akrab disapa Fitria ini mampu membuat karya yang menginspirasi untuk kalangan remaja. Beberapa Karya tulisnya adalah Senandung Rasa, Goresan Berjuta Makna. Ditambah lagi, banyaknya prestasi yang diraih Fitria di usia sangat muda, membuat namanya semakin dikenal oleh banyak kalangan.

“Untuk menjadi juara lomba, baik tingkat lokal maupun nasional, tentu membutuhkan usaha yang tidak mudah. Perlu usaha dan ketekunan serta doa yang senantiasa kita panjatkan,” tuturnya.

Perempuan yang masih duduk di bangku SMA ini tidak hanya menggunakan waktu luangnya untuk menulis saja, kegiatannya juga tidak lepas dari membantu orangtua, bahkan membantu anak-anak di sekeliling rumahnya untuk belajar, atau yang biasa disebut Les Bimbel.

Meneladani semangat Sumpah Pemuda yang baru saja dirayakan 28 Oktober lalu, Fitria menyebut perjuangan saat ini tidak harus berperang seperti halnya pra-kemerdekaan. Zaman modern mempermudah langkah anak muda untuk berkarya dengan segala kecanggihan teknologinya. Namun, kemudahan ini harus disikapi dengan bijak agar tidak lupa pada sejarah dan budaya yang ada.

“Sebagai generasi muda, kita perlu menjaga dan mengetahui sejarah maupun budaya bangsa kita agar tidak diklaim oleh bangsa lain. Dari sejarah dan budaya inilah saya belajar bagaimana menjadi bagian Indonesia seutuhnya ditengah modernisasi.” Pungkasnya.

Penulis : Reni Febrianti
Editor : LulukNR

Leave a Reply

Your email address will not be published.

16 + 5 =